Kaki melangkah menuju Ruang sepi
Tulisan indah kuletakkan diduniamu
Ibarat menanti sang kekasih
Yang tak kunjung datang
Tak ada keceriaan diwajahnya
Tak ada senyuman di bibirnya
Mata tertuju secarik kertas
Pena menari diatas nama terukir
Terukir indah, ketika hati senang
Terukir perih, ketika hati tak senang
OMG...
Sulitkah hatimu tuk bersuara
Hingga wajah berlipat di Auramu
Sudikah KAU berkelana Berlian
Hingga wajahmu bersinarkan Mutiara