Tuesday, May 11, 2010
test
Dialog antara Bunda dan Adli, yang terinspirasi dari nama ABIYASA ADLI RISQIKA
Adli sebutan namanya
Bunda, apakah Aku mirip ayah? (ADLI)
Ini foto ayah kecil, mirip sekali denganmu (Bunda)
Ya Allah.... Ini benar2 foto ayah? (ADLI)
Allah Maha Adil, kamu dan ayah tak ada beda (Bunda)
Siapa yang lebih ganteng, bunda? (ADLI)
Adli dan ayah sama ganteng dan baiknya. (Bunda)
Ayah sekarang meninggalkan aku jauh…. (ADLI)
Dunia hanya sementara, semua kepunyaan Allah (Bunda)
Lihat mataku, aku tdk menangis (ADLI)
Ini baru anak Bunda (Bunda)
Rasa sedih, ketika lihat teman bersama ayah (ADLI)
Inilah kehidupan yang HARUS kita jalani bersama (Bunda)
Suka duka tak sempat kurasakan Bersama Ayah (ADLI)
Queen dan pangeran Adli selalu bersama, PERCAYALAH (Bunda)
Indahnya bersama ayah, akan kukenang slamanya (ADLI)
Kita hanya bisa berdoa untuk ayah (Bunda)
Aq akan selalu berdoa dan sayang bunda dan ayah, walaupun ayah telah tiada (ADLI)
YOU
Kaki melangkah menuju Ruang sepi
Tulisan indah kuletakkan diduniamu
Ibarat menanti sang kekasih
Yang tak kunjung datang
Tak ada keceriaan diwajahnya
Tak ada senyuman di bibirnya
Mata tertuju secarik kertas
Pena menari diatas nama terukir
Terukir indah, ketika hati senang
Terukir perih, ketika hati tak senang
OMG...
Sulitkah hatimu tuk bersuara
Hingga wajah berlipat di Auramu
Sudikah KAU berkelana Berlian
Hingga wajahmu bersinarkan Mutiara
Monday, May 10, 2010
Lelah dengar ceritamu
Ingin ku rebut hatimu
bahagiakan dirimu
Tak peduli
Dengan situasi yang ada
Siti nurbaya memanggilmu
kembali kepangkuannya
Reff
Tersenyumlah disacy
Hatiku tenang
Tersenyumlah disacy
Hatiku damai
Dunia ini indah.. Oh.. Oh..oh
Nanananannanana
Tak usah menangis
Simpan air matamu
Kebahagiaan kan datang
Menjemputmu esok....
Subscribe to:
Comments (Atom)
